Peran Pendidikan Formal dalam Membentuk Karakter Kebangsaan Generasi Z di Indonesia

Authors

  • Ahmad Ali Firmansyah Program Studi Teknologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Pendidikan Formal, Karakter Kebangsaan, Generasi Z, Kurikulum Kewarganegaraan

Abstract

Era globalisasi dan disrupsi digital yang pesat telah memicu krisis identitas kultural di kalangan Generasi Z di Indonesia, sehingga menuntut adanya revitalisasi strategi penanaman nilai-nilai nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas dan peran pendidikan formal dalam membentuk karakter kebangsaan Generasi Z di tengah derasnya arus informasi transnasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), kajian ini secara sistematis menyintesis data sekunder yang dikumpulkan dari berbagai artikel jurnal dan literatur akademik bereputasi yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2022 hingga 2026. Data tersebut kemudian diinterpretasikan melalui teknik analisis isi kualitatif. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa institusi sekolah formal saat ini tengah mengalami transformasi pedagogis yang krusial, yakni bergeser dari metode indoktrinatif yang bersifat monologis menuju pendekatan pembelajaran yang fasilitatif dan partisipatif. Penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan kolaborasi pemecahan masalah terbukti sangat efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai luhur Pancasila, toleransi, serta semangat gotong royong kepada generasi pribumi digital yang cenderung kritis dan pragmatis. Kajian ini menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan formal yang adaptif mampu mengonstruksi identitas kebangsaan hibrida pada diri peserta didik. Hal ini memampukan Generasi Z untuk berkembang menjadi warga negara global yang berpikiran progresif tanpa harus tercerabut dari akar kebudayaan dan kearifan lokal Nusantara. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemangku kebijakan untuk merancang kurikulum kewarganegaraan yang lebih relevan dengan tantangan sosiokultural kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, A., & Hasanah, N. (2024). Adaptasi pedagogis pendidikan kewarganegaraan pada generasi pribumi digital. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 11(2), 45–60.

Budiman, A., & Saputra, D. (2023). Literasi digital dan penanaman nilai patriotisme di sekolah menengah. Jurnal Kajian Pedagogik, 9(1), 112–128.

Cahyono, B., & Putri, S. (2026). Analisis dokumentasi literatur kepustakaan dalam riset pendidikan karakter. Jurnal Metodologi Penelitian Pendidikan, 14(3), 200–215.

Fauzi, A., & Nugroho, B. (2026). Ekosistem sekolah formal yang interaktif dan adaptasi kurikulum kewarganegaraan bagi Generasi Z. Jurnal Inovasi Kurikulum, 12(1), 34–50.

Firmansyah, F. (2022). Reduksi data dan ekstraksi diskursus sosiologis pada penelitian karakter bangsa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 8(2), 77–90.

Gunawan, I., & Haryanto, H. (2023). Metode kepustakaan dalam menganalisis fenomena pembentukan nilai-nilai kebangsaan di era digital. Jurnal Riset Kualitatif, 5(4), 310–325.

Hidayat, R. (2024). Urgensi revitalisasi pendidikan karakter di ruang kelas kontemporer. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–70.

Kartika, D., & Anwar, S. (2026). Ruang aman dan dialog identitas multikultural di sekolah formal. Jurnal Psikologi Sekolah, 13(2), 150–165.

Kusuma, W., Wibowo, A., & Santoso, B. (2022). Institusi pendidikan sebagai agen sosialisasi utama nilai-nilai Pancasila. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, 7(3), 210–225.

Mulyono, E., Wijaya, K., & Hasan, M. (2025). Efektivitas project-based learning dalam internalisasi nilai kebangsaan. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 10(1), 89–104.

Nasution, T. (2025). Resiliensi nasionalisme dan tantangan chauvinisme pada pemuda di era globalisasi. Jurnal Ketahanan Nasional, 12(2), 134–150.

Pratama, R. (2023). Peran pendidikan formal dalam membentuk karakter kebangsaan pelajar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(4), 118–135.

Purnamasari, I. (2023). Sistematika pengumpulan data sekunder dalam penelitian humaniora. Pustaka Akademika.

Setiawan, H., & Mulyani, S. (2024). Transformasi metode pedagogi kritis bagi generasi Z. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 40–55.

Siregar, M., & Wati, R. (2024). Identitas kebangsaan hibrida: Menyelaraskan wawasan global dan kearifan lokal. Jurnal Kajian Kultural, 8(3), 155–170.

Suryani, L., & Rahman, F. (2023). Krisis identitas kultural dan degradasi patriotisme di kalangan generasi muda Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 15(2), 88–102.

Susanto, E., & Ramadhani, K. (2025). Mengonstruksi narasi deskriptif hubungan kurikulum dan internalisasi nasionalisme. Jurnal Administrasi Sekolah, 14(1), 12–28.

Wahyudi, A. (2022). Kolaborasi digital dan kampanye kebudayaan dalam mengikis individualisme. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2), 201–215.

Wibowo, A., & Lestari, D. (2025). Profil psikologis Generasi Z dan pendekatannya dalam kurikulum kewarganegaraan. Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(1), 300–315.

Wijayanti, R., & Hakim, L. (2024). Kriteria inklusi dan validitas sumber pada analisis kepustakaan pendidikan formal. Jurnal Review Metodologi Riset, 9(2), 65–80.

Yuliana, R., Santoso, B., & Kusuma, W. (2024). Pemaknaan teoretis dan analisis isi kualitatif dalam studi nilai kebangsaan. Jurnal Riset Humaniora, 10(4), 175–190.

Downloads

Published

2026-05-05

How to Cite

Peran Pendidikan Formal dalam Membentuk Karakter Kebangsaan Generasi Z di Indonesia. (2026). Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Sosial, 1(1), 8-15. https://ojs.wacanapublisher.com/sociopedia/article/view/2